Prakoso dan Heny Pemenang I (2006)Duta Bahasa Tiga Generasi
(Men-) Cintai (-Lah) Bahasa Indonesia
Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional
Prakoso dan Heny Pemenang I Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional Tahun 2006
Prakoso Bhairawa Putera (Penulis Muda / Mahasiswa FISIP - ...More
DUTA BAHASA TIGA GENERASI
Inilah Parade Para Pemenang I Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional dari Tahun 2006 Hingga 2008...More
(MEN-) CINTAI (-LAH) BAHASA INDONESIA
Titik nol kilometer Yogyakarta, atau yang acap disebut perempatan Kantor Pos,...More
PEMILIHAN DUTA BAHASA TINGKAT NASIONAL
Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional dalam rangka Bulan Bahasa dan Sastra kembali digelar,....More
16 Juli 2008
Duta Bahasa Propvinsi Kalimantan Tengah 2008
Palangkaraya. Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menggelar puncak pemilihan Duta Bahasa 2008 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, 21-24 Mei 2008. Acara ini berlangsung di Aula Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah. 11 pasang peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan perwakilan dari 10 kabupaten dan 1 kota yang ada di Kalimantan Tengah, yaitu kabupaten Barito Utara, Barito Timur, Seruyan, Kapuas, Lamandau, Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Murung Raya, Katingan, dan Kota Palangkaraya. Sementara itu Kabupaten Sukamara, Gunung Mas, dan Barito Selatan tahun ini tidak mengirimkan utusannya.
Setelah melalui serangkaian kegiatan seperti pembekalan kebahasaan dan kesastraan, tes wawancara, dan tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah bersama dewan juri yang ditunjuk (Dr. Petrus Poerwadi, Dr. Arnusianto, dan Drs. Kardinal) menetapkan perwakilan dari Kabupaten Kapuas atas nama Feronard AS. B dan Marina TA Meifany sebagai Duta Bahasa 2008 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Terpilih, Duta Bahasa Sultra 2008
Kantor Bahasa Sultra menobatkan Abd Rahim Sya'ban SKM dan Lidya Puspa Dewi Tawulo sebagai Duta Bahasa Sultra tahun 2008 untuk mewakili pada ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional 2008 di Pusat Bahasa, Depdiknas Agustus mendatang. Penobatan itu melewati proses seleksi yang ketat dengan menghadapi pesaingnya 12 orang dari 6 kabupaten.
Ketua Panitia Pemilihan Duta Bahasa Sultra 2008, Asrif S Pd M Hum mengatakan, selekesi digelar tanggal 16 s.d 18 Mei 2008 yang diikuti 6 utusan kabupaten dengan peserta sebanyak 2 orang masing-masing daerah. Sayangnya, Kota Kendari tidak mengirim utusan.
"Hanya 6 kabupaten yang mengirim utusannya yakni Lidya Puspa Dewi Tawulo dan Andi Sugianto dari Konsel, Isnandar dan Andi Indah Mirayanti Jihad dari Kolut, Moh Husain dan Uci Karmila dari Bombana, Abd Rahim Sya'ban dan Rasmi dari Muna, Sarmadan dan Andi Anggun Gita Gusti wakil Kolaka, serta Alfian Syahputra dan Wa Asmi Stiawati duta Buton Utara. Selebihnya, tak satupun duta yang diutus," kesal Asrif, saat ditemui di Kantor Bahasa Sultra, kemarin (22/5).
Dikatakan, peserta menjalani masa karantina dan mengikuti berbagai diskusi tentang peran bahasa, ketahanan dan pemertahanan bangsa, budaya, komunikasi, sikap, serta uji kemahiran berbahasa Indonesia. Aspek penilaian seleksi meliputi performance, kepribadian, intelegensi, dan uji kemahiran berbahasa Indonesia.
"Kegiatan ini bertujuan membangkitkan minat generasi muda Sultra untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Meningkatkan wawasan berbahasa Indonesia, mencari bibit yang mampu berbahasa Indonesia, daerah dan asing secara proporsional. Memilih generasi muda untuk menjadi duta pemasyarakatan bahasa Indonesia di tingkat provinsi dan nasional," terang Asrif.
Dewan juri terdiri dari Prof Dr Nasruddin Suyuti dari Unhalu, Drs H Haruddin M Hum, Kepala Kantor Bahasa Sultra, Janariah S Sos, Badan Parawisata dan Seni Budaya Sultra. Hasil penilaian juri menetapkan Abd Rahim dan Lidya Pusta sebagai Duta Bahasa Sultra tahun 2008. Keduanya akan menjadi mitra kerja Pusat Bahasa dalam memasyarakatkan penggunaan bahasa Indonesia. (m1/lut)
Sumber : http://kendaripos.co.id/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=154

