30 Oktober 2011

Hanifan Faudi Mubin dan Elizabeth Yuniar, Pemenang Duta Bahasa Tingkat Nasional 2011

Penutupan dan acara puncak Bulan Bahasa 2011 yang digelar di Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta meriah. Sedikitnya 2000 peserta yang terdiri para siswa, guru, sastrawan, penerima penghargaan, pemenang lomba, pemuda, organisasi, pejabat pemerintah dan berbagai komponen masyarakat lainnya numplek jadi satu. 

“Sejak dini anak-anak harus sudah diajarkan Bahasa Indonesia dengan baik, sehingga memperkuat bahasa nasional kita,” kata Ketua Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud Agus Dharma Ph. D usai acara punck di TMII, Jakarta, Jumat (28/10). 

Dalam acara tersebut juga dicanakan juga Gerakan Nasional Cinta Bahasa Indonesia (GCBI). Merupakan gerakan yang dilatar belakang oleh perubahan prilaku masyarakat Indonesia dalam bertindak dan berbahasa. Mengingat kondisi tersebut, perlu dilakukan penegasan dan pemantap kembali kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, baik sebagai bahasa nasional maupun sebagai bahasa negara, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada tatanan kehidupan global. 

Salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk itu adalah menanamkan kembali kecintaan dan kebanggan masyarakat terhadap bahasa Indonesia. CGBI adalah salah satu bentuk kegiatan nyata yang dilakukan dalam rangka mewujudkan dan menumbuhkan perasaan cinta terhadap bahasa Indonesia. 

Puncak acara kegiatan GCBI dilaksanakan dalam bentuk pemberian penghargaan kepada tiga instansi/lembaga yaitu PT. Carrefour, PT. Angkasa Pura II dan Hotel Borobudur sebagai instansi/lembaga yang depuli dalam penggunaan bahasa Indonesia di instansi/lembaganya dan penyerahan panji GCBI kepada Gubernur DKI Jakarta, Gubenur Jawa Tengah dan Gubernur Sulawesi Tenggara sebagai perwakilan dari kepala daerah se-Indonesia. 

Pada acara tersebut diumumkan juga pemenang Pemilihan Duta Bahasa 2011, yaitu: 

Pemenang I Hanifan Faudi Mubin dan Elizabeth Yuniar, Duta Bahasa Provinsi Jawa Tengah
Pemenang II: Wahyudi dan Rahmi Yulia Ningsih, Duta Provinsi DKI Jakarta
Pemenang III: Pradipta Dirgantara dan Yesi Haerunisa, Duta Bahasa Provinsi Jawa Barat

Pemenang Harapan I: Putu Ariek Mahardika Putra dan Ni Nyoman Ayu Suciarti, Duta Bahasa Provinsi Bali
Pemenang Harapan II: Hot Maringan Samosir dan Nuri Yunita Hasan Nasution, Duta Bahasa Provisi Sumatra Utara
Pemenang Harapan III: Aditia Prethama dan Riza Sriwahyuni, Duta Provisi Kalimatan Tengah.

Selamat kepada seluruh pemenang, kontribusi nyata bagi perkembangan dunia Bahasa dan Sastra di Indonesia menjadi bagian penting yang harus terus disemarakkan. Sampai berjumpa kembali dalam kegiatan Pemilihan berikutnya...

20 September 2011

PEMILIHAN DUTA BAHASA TINGKAT PROPINSI ACEH TAHUN 2011

BANDA ACEH - Balai Bahasa Banda Aceh mulai membuka pendaftaran peserta “Duta Bahasa 2011”, sejak Senin (12/9) kemarin. Peserta yang mewakili Duta Bahasa dari Aceh nantinya, akan berkompetisi lagi di tingkat nasional pada Oktober mendatang.

Kepala Balai Bahasa Banda Aceh, Teguh Santoso, mengatakan pemilihan Duta Bahasa dilakukan setiap tahun.  Pendaftaran sudah dibuka sejak kemarin sampai dengan 30 September 2011. Namun, pendaftaran segera ditutup jika pesertanya sudah berjumlah 30 orang meskipun belum tanggal 30 September.

“Tujuan pemilihan ini  adalah mengajak generasi muda menjadi Duta Bahasa  yang mampu memasyarakatkan bahasa agar penggunaan bahasa di masyarakat menjadi  baik dan benar. Misi lainnya, pemasyarakatan bahasa dan partisipasi generasi muda dalam melestarikan bahasa daerah,” kata Teguh Santoso kepada Serambi, Senin (12/9) kemarin.

Selain itu, kata Teguh,  kegiatan tersebut juga bagian dari program pertukaran budaya antar-provinsi. Itu sebabnya, calon-calon yang akan mendaftar, wajib bisa berbahasa Aceh, selain bahasa asing.

Diakuinya, saat ini Balai Bahasa Banda Aceh juga menambah beberapa kriteria teknis lain, seperti tinggi badan minimal 160 cm untuk perempuan dan 165 cm untuk laki-laki.

“Awalnya kriteria hanya pada IQ, namun sekarang penampilan kami masukkan jadi salah satu syarat. Kalau tidak, calon-calon kita kebanting di Jakarta, susah bersaing di sana,” kata Teguh.

Ia menambahkan, Aceh belum pernah meraih juara I nasional. Duta Bahasa dari Aceh hanya pernah meraih juara harapan pada tahun 2010 lalu. Teguh berharap Aceh kali ini bisa masuk nominasi.

Kepada masyarakat Aceh yang berminat menjadi peserta, kata Teguh, bisa mendaftarkan diri ke Balai Bahasa Banda Aceh, Jalan Panglima Nyak Makam 21, Lampineung, Banda Aceh. Atau bisa telepon ke nomor (0651)7551096.(sak)